-
Pengucapan
Cara pengucapan dalam bahasa Mandarin sangat penting. Cara pengucapan adalah landasan untuk bisa menguasai bahasa Mandarin. Maka, ingin belajar bahasa Mandarin harus memahami cara pengucapannya dulu. Cara pengucapan dalam bahasa Mandarin tidak terlepas dari yang disebut sebagai Pinyin(拼音).
Apa itu Pinyin ?
Bahasa Mandarin merupakan bahasa yang tidak menggunakan abjad latin dalam sistem penulisannya, oleh karena itu tanpa adanya sistem penulisan latin akan sulit bagi orang asing untuk mempelajari bahasa Mandarin. Maka pada tahun 1958 pemerintah Cina secara resmi menggunakan sistem fonetik pinyin, yang dibuat oleh Lembaga Pembaharuan Tulisan (LPT) Republik Rakyat Cina (中国文字改革委员会/ zhōng guó wén zì gǎi gé wěi yuán huì) sebagai sistem penulisan latinnya. Pinyin merupakan sistem penulisan latin untuk bahasa Mandarin berdasarkan sistem pelafalan standar nasional (De-An Wu Swihart.2007.hlm:1). Sistem fonetik pinyin mempermudah pemelajar asing yang hanya menguasai huruf latin. Saat ini pinyin telah digunakan pada banyak tempat seperti pada sistem pengetikan huruf han di komputer, telepon genggam, petunjuk jalan, bahan ajar, software komputer, dan lain-lain.
Bentuk penulisan pinyin paling sedikit terdiri dari satu suku kata, dan setiap suku kata terdiri dari huruf vokal (声母/shēng mǔ) dan huruf konsonan (韵母/yùn mǔ) dan nada (声调/ shēng diào) yang diletakkan di atas huruf vokal. Bentuk suku kata pinyin dapat berupa huruf vokal saja seperti : a, e, ai, ei, ao, ou, atau terdiri dari huruf konsonan dan vokal, seperti : ba, mu, na, le, ti dan dapat juga terdiri dari huruf vokal dan konsonan, seperti : en, er.
Bagaimana Cara Melafalkan Pinyin?
Pinyin memiliki vokal dan konsonan. Cara pelafalan vokal lebih kurang sama dengan pelafalan vokal dalam bahasa Indonesia, namun untuk konsonan memiliki perbedaan yang cukup jauh dengan bahasa Indonesia, berikut adalah bentuk konsonan dalam Pinyin :
1. Suara bibir (bilabial) : b p m

2. Suara gigi atas dan bibir bawah (labio dental) : f

3. Suara ujung Lidah (apico dental) : d t n l

4. Suara pangkal lidah (dorso velar) : g k h

5. Suara badan lidah : j q x
6. Suara lidah ditekuk ke langit-langit mulut (apico palatal) : zh ch sh r

7. Suara lidah pada gigi depan bagian dalam (lamino dental) : z c s
1. Oey, Peng Kiat. Percakapan Bahasa Mandarin.2000.Puspa Swara: Jakarta.hlm:1
Konsonan Bahasa Mandarin
Cara pelafalan konsonan dalam bahasa Cina sangat tergantung pada posisi lidah, bibir, gigi dan cara melafalkan. Apabila terjadi kesalahan dalam posisi pelafalan dan cara pelafalan, maka lafal yang dihasilkan akan kurang tepat.
No.
Konsonan
Cara pelafalan (klik huruf konsonan untuk mendengar rekaman)
1
Suara bibir (labial). Lafalkan seperti konsonan p dalam bahasa Indonesia
2
Suara bibir (labial) aspirasi. Lafalkan seperti konsonan ph dalam bahasa Indonesia
3
Suara bibir (labial). Lafalkan seperti konsonan m dalam bahasa Indonesia
4
Suara bibir (labial). Lafalkan seperti konsonan f dalam bahasa Indonesia
5
Suara ujung Lidah (apical). Lafalkan seperti konsonan t dalam bahasa Indonesia
6
Suara ujung Lidah (apical) aspirasi. Lafalkan seperti konsonan th dalam bahasa Indonesia
7
Suara ujung Lidah (apical). Lafalkan seperti konsonan n dalam bahasa Indonesia
8
Suara ujung Lidah (apical). Lafalkan seperti konsonan l dalam bahasa Indonesia
9
Suara pangkal lidah (velar). Pangkal lidah menyentuh langit-langit mulut, lafalkan konsonan k dalam bahasa Indonesia
10
Suara pangkal lidah (velar) aspirasi. Pangkal lidah menyentuh langit-langit mulut, lafalkan konsonan kh dalam bahasa Indonesia
11
h
Suara pangkal lidah (velar). Pangkal lidah menyentuh langit-langit mulut, lafalkan konsonan h dalam bahasa Indonesia
12
Suara badan lidah (dorsal). Lafalkan seperti konsonan c dalam bahasa Indonesia
13
Suara badan lidah (dorsal) aspirasi. Lafalkan seperti konsonan ch dalam bahasa Indonesia
14
Suara badan lidah (dorsal). Lafalkan mirip konsonan s, dalam bahasa Indonesia, namun dilafalkan dengan badan lidah bukan dengan ujung lidah.
15
Suara lidah ditekuk ke langit-langit mulut (palatal). Setelah lidah di tekuk ke langit-langit mulut, lafalkan konsonan z
16
Suara lidah ditekuk ke langit-langit mulut (palatal)aspirasi. Setelah lidah di tekuk ke langit-langit mulut, lafalkan konsonan ch
17
Suara lidah ditekuk ke langit-langit mulut (palatal)aspirasi. Setelah lidah di tekuk ke langit-langit mulut, lafalkan konsonan s
18
Suara lidah ditekuk ke langit-langit mulut (palatal)aspirasi. Setelah lidah di tekuk ke langit-langit mulut, lafalkan konsonan r
19
Suara lidah pada gigi depan bagian dalam (dental). Ujung lidah menuju gigi atas bagian dalam, lalu lafalkan konsonan z
20
Suara lidah pada gigi depan bagian dalam (dental). Ujung lidah menuju gigi atas bagian dalam, lalu lafalkan konsonan c
21
Suara lidah pada gigi depan bagian dalam (dental). Ujung lidah menuju gigi atas bagian dalam, lalu lafalkan konsonan s
22
Lafalkan seperti vokal i (yi=i)
23
Lafalkan seperti vokal u (wu=u)
Konsonan dalam pinyin dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu konsonan aspirasi (送气音/ sòng qì yīn) dan konsonan non-aspirasi(不送气音/ bù sòng qì yī). Perbedaan antara keduanya adalah pada saat pelafalannya, konsonan aspirasi disertai dengan dorongan udara dari mulut, sedangkan konsonan non-aspirasi tidak. Konsonan yang merupakan konsonan aspirasi adalah: p, t, k, q, ch, c. Jika ingin menguji kebenaran cara pengucapan konsonan aspirasi adalah dengan meletakkan selembar kertas tissu di depan mulut pada saat melafalkan konsonan aspirasi, apabila kertas tissu tersebut terdorong oleh udara dalam mulut, maka cara pelafalannya sudah tepat.
Vokal Bahasa Mandarin
Vokal dalam pinyin memiliki banyak kesamaan dengan vokal dalam Bahasa Indonesia. Vokal dalam pinyin juga memiliki vokal tunggal, vokal ganda dan vokal dengung/nasal. Berikut adalah penjelasan mengenai cara pelafalan vokal pinyin :
No. Vokal Cara Pelafalan 1. a dilafalkan a, seperti dalam kata “aku” 2. i dilafalkan i, seperti dalam kata “ibu” 3. u dilafalkan u, seperti dalam kata “udara” 4. e dilafalkan e, seperti dalam kata “entah”, dan dapat dilafalkan seperti e dalam kata “enak” 5. o dilafalkan o, seperti dalam kata “orang” 6. ü terlebih dahulu lafalkan vokal i, kemudian rubah posisi mulut menjadi vokal u. contoh 7. ai lafalkan vokal a terlebih dahulu, lalu posisi mulut diubah menjadi lafal vokal i. seperti “ai” dalam kata “belai“ 8. ei lafalkan vokal e terlebih dahulu, lalu posisi mulut diubah menjadi lafal vokal i. seperti “ei” dalam kata “hei!” 9. ao lafalkan vokal a terlebih dahulu, lalu posisi mulut diubah menjadi lafal vokal o. seperti “ao” dalam kata “row” bahasa Inggris. 10. ou lafalkan vokal o terlebih dahulu, lalu posisi mulut diubah menjadi lafal vokal u. seperti “ou” dalam kata “o..ow!!” 11. ia lafalkan vokal i terlebih dahulu, lalu posisi mulut diubah menjadi lafal vokal a. seperti “ia” dalam kata “ya!!” 12. ie lafalkan vokal i terlebih dahulu, lalu posisi mulut diubah menjadi lafal vokal e dalam kata “enak” 13. iao lafalkan vokal i terlebih dahulu, lalu posisi mulut diubah menjadi lafal vokal ao. seperti dalam lafal “yao“ 14. ua lafalkan vokal u terlebih dahulu, lalu posisi mulut diubah menjadi lafal vokal a. seperti dalam lafal “wa“ 15. uo lafalkan vokal u terlebih dahulu, lalu posisi mulut diubah menjadi lafal vokal o. seperti dalam lafal “wo“ 16. uai lafalkan vokal u terlebih dahulu, lalu posisi mulut diubah menjadi lafal vokal ai. seperti dalam lafal “wai“ 17. üe lafalkan vokal ü terlebih dahulu, lalu posisi mulut diubah menjadi lafal vokal e dalam kata “enak” 18. an lafalkan seperti dalam kata “anjing” 19. en lafalkan seperti dalam kata “entah” 20. ang lafalkan seperti dalam kata “angka” 21. eng lafalkan seperti dalam kata “enggak” 22. ong lafalkan vokal o terlebih dahulu lalu tanpa merubah posisi mulut, lafalkan eng. 23. ian=ien lafalkan vokal i terlebih dahulu lalu tanpa merubah posisi mulut, lafalkan vokal an yang dilafalkan seperti kata en dalam “enak” 24. in lafalkan seperti dalam kata “internet” 25. iang lafalkan seperti dalam kata “yang“ 26. ing lafalkan seperti dalam kata “inggris” 27. iong=iung lafalkan vokal i terlebih dahulu lalu tanpa merubah posisi mulut, lafalkan vokal ong. lafalkan seperti yung dalam kata “gayung“ 28. uan lafalkan seperti dalam kata “awan“ 29. uang lafalkan seperti dalam kata “uang“ 30. ueng lafalkan seperti dalam lafal “weng“ 31. üan lafalkan vokal ü terlebih dahulu lalu tanpa merubah posisi mulut, lafalkan vokal an 32. ün lafalkan vokal ü terlebih dahulu lalu tanpa merubah posisi mulut, lafalkan vokal en Ayo nyanyikan lagu pinyin!!!
Pengisi suara: 刘斌(Liu Bin),ADeLia
52 Responses to “Pengucapan”
Leave a Reply
Pelajaran Dasar
Materi Pelajaran
Komentar
- ADeLia on Langkah Belajar
- ADeLia on Langkah Belajar
- leen on Langkah Belajar
- siti on Langkah Belajar
- Hanna on Langkah Belajar
Kalimat Bijak
己所不欲,勿施于人 Jǐ suǒ bù yù, wù shī yú rén—— Jangan memberikan hal yang tidak kau inginkan kepada orang lain.
